SUATU ketika dalam kehidupan perempuan,
biasanya ia pernah merasa sakit di bagian bawah perut. Seringkali saat ia
mengeluh, ia akan diberitahu bahwa rasa sakit itu merupakan hal yang normal.
Banyak orang yang meremehkan rasa sakit pada bagian bawah perut pada perempuan,
dan baru akan panik bila perempuan itu sudah tidak bisa berjalan lagi, berdiri,
atau bahkan berbicara. Hal ini dapat mengakibatkan infeksi parah, ketidak
suburan, keguguran bahkan juga kematian. Oleh karena itu penting bagi tiap
perempuan untuk mengenali lebih dini jenis rasa sakit yang mungkin sedang
dialaminya.
Dalam blog ini akan dipaparkan jenis-jenis
rasa sakit dibagian bawah perut, dan apa kira-kira yang menyebabkannya, serta
saran yang dapat anda lakukan sebagai upaya pertolongan pertama. Informasi yang
disampaikan dalam blog ini penulis dapatkan dari buku-buku, artikel, serta
informasi yang didengar dari orang lain, sehingga mungkin saja informasi yang
disajikan terbatas. Jika membutuhkan informasi yang lebih lengkap penulis
sarankan untuk segera konsultasikan kepada dokter terdekat.
JENIS-JENIS RASA SAKIT
1. Kram selama haid, penyebabnya mungkin
saja dikarenakan rahim mengalami peregangan/penyempitan. Apabila kram ini
datang pada hari pertama hingga hari ke tiga, hal ini merupakan hal yang wajar,
namun apabila kram terjadi sepanjang siklus haid, dapat diindikasikan bahwa
telah terjadi ketidaknormalan pada haid anda. Saran penulis, sebaiknya anda
segera memeriksakan keadaan anda pada dokter.
2. Sakit saat terlambat haid, kemungkinan
anda mengalami keguguran. Hal semacam ini kerap terjadi apabila seseorang tidak
menyadari bahwa dirinya tengah hamil. Oleh karena itu penting bagi tiap
perempuan untuk selalu memperhatikan siklus haidnya.
3. Sakit disertai diare, mungkin anda
terkena infeksi saluran pencernaan akibat bakteri atau parasit. Segera
periksakan keadaan anda pada dokter.
4. Sakit yang disertai sering buang air
kecil, apabila anda mengalami hal semacam ini mungkin saja anda terkena infeksi
saluran kemih. Sekedar share saja, penulis juga pernah mengalami hal demikian,
penyebabnya karena terlalu lama menahan buang air kecil, terlalu sering menahan
buang air kecil (kencing) juga dapat memicu timbulnya penyakit ini. Saran
penulis sebaiknya apabila anda sudah merasa ingin buang air kecil, segeralah
buang air kecil, jangan menunda-nunda.
5. Sakit sesudah persalinan/keguguran,
anda mungkin mengalami infeksi akibat masih tertinggalnya potongan-potongan
plasenta dalam rahim, atau ada indikasi masuknya bakteri saat proses
persalinan. Segeralah meminta pertolongan dokter.
6. Sakit yang luar biasa disertai demam
tinggi, mual, muntah, dan tidak nafsu makan.Untuk keadaan semacam ini
kemungkinannya dapat bermacam-macam, bisa jadi anda terkena usus buntu, atau
terkena infeksi lain di saluran peranakan, mungkin juga terkena infeksi ginjal,
apabila rasa sakit hanya terjadi pada satu sisi perut saja.
7. Sakit luar biasa pada masa tiga bulan
pertama kehamilan, dengan atau tanpa pendarahan. Kemungkinan anda mengalami
kehamilan di luar rahim atau diluar saluran telur. Apabila anda mengalami
gejala demikian segeralah periksakan ke dokter agar segera mendapatkan
penanganan.
8. Sakit luar biasa pada masa tiga
bulan terakhir kehamilan, dengan atau tanpa pendarahan. Kemungkinan terjadi
pelepasan plasenta dari dinding rahim. Apabila anda mengalami gejala
demikian segeralah periksakan ke dokter agar segera mendapatkan penanganan.
9. Sakit ringan yang sesekali muncul
sepanjang kehamilan. Keadaan semacam ini dapat dikatakan keadaan yang normal,
sehingga tidak membutuhkan perawatan atau penanganan khusus.
10. Sakit yang disertai pendarahan yang
keluar bersama air seni, kemungkinan anda terkena batu ginjal. Segera
periksakan keadaan anda pada dokter.
11. Sakit selama beberapa jam saja di
pertengahan siklus bulanan. Kemungkinan sisi dalam perut terkena iritasi saat
indung telur melepaskan sel telur, karena ada sedikit darah di sana. Sebagai
upaya pertolongan pertama, minumlah obat pereda sakit ringan, namun jangan
terlalu sering karena akan menimbulkan ketergantungan.
12. Sakit di masa tiga bulan pertama
setelah pemasangan spiral KB. Hal semacam ini biasa terjadi, sehingga bagi yang
mengalami hal serupa,anda tidak perlu terlalu khawatir. Namun tidak ada
salahnya untuk menemui petugas kesehatan untuk melakukan konsultasi secara
langsung.
13. Sakit tanpa tanda-tanda penyakit lain.
Apabila anda mengeluhkan sakit pada perut bagian bawah tanpa adanya tanda-tanda
seperti yang sudah disebutkan diatas, kemungkinannya dapat bermacam-macam,
seperti terkena infeksi organ reproduksi yang dapat mendatangkan rasa sakit
kambuhan, terkena infeksi saluran pencernaan akibat bakteri atau parasit, atau
kemungkinan terburuknya anda terkena tumor atau kelenjar tang tumbuh abnormal
di rahim atau indung telur. Segeralah memeriksakan keadaan organ reproduksi
anda pada dokter, agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.